Strategi Penanganan Darurat Groundsill Srandakan dengan Integrasi Model Numerik dan Metode Analitis Shields–Izbash
Main Article Content
Abstract
Sungai Progo, yang berhulu di Gunung Sindoro dan bermuara di Samudera Hindia, memiliki peran penting dalam menopang infrastruktur strategis dan ekosistem di Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, aktivitas vulkanik Gunung Merapi tahun 2010 yang menghasilkan banjir lahar telah meningkatkan suplai sedimen secara signifikan, diikuti dengan aktivitas penambangan galian C yang tidak terkendali. Akumulasi kondisi tersebut mempercepat degradasi morfologi sungai, memicu penurunan dasar sungai hingga 5 meter dalam kurun waktu 20 tahun. Dampak serius dari kondisi ini terlihat pada kerusakan Groundsill Srandakan pada Januari 2025, yang berpotensi mengancam stabilitas jembatan, bendung, serta infrastruktur sungai lainnya. Studi ini bertujuan merancang penanganan darurat Groundsill Srandakan melalui pendekatan model numerik dan metode analitis. Pemodelan numerik dua dimensi menggunakan perangkat lunak HEC-RAS diterapkan untuk menganalisis karakteristik aliran, sedangkan kebutuhan material timbunan ditentukan melalui metode Shields dan Izbash. Hasil analisis menunjukkan kecepatan aliran pada lokasi groundsill mencapai 7 m/s, sehingga dibutuhkan timbunan batu boulder dengan berat minimal 2,2 ton per unit agar stabil terhadap tipe aliran. Rekomendasi desain timbunan ini menekankan efektivitas konstruksi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem sungai. Penanganan darurat Groundsill Srandakan diharapkan tidak hanya melindungi infrastruktur vital, tetapi juga mendukung konservasi sumber daya air melalui upaya pengendalian degradasi dasar sungai serta pemeliharaan ekosistem perairan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adhitama, A. P., Jatmiko, R. H., Mei, E. T. W., & Sartohadi, J. (2024). Dynamics of Morphology Changes in Progo River Due to Lahar Transport from Merapi Volcano. Indonesian Journal of Geography, 56(2), 158–168. https://doi.org/10.22146/ijg.81788
Anees, M. T., Abdullah, K., Nawawi, M. N. M., Ab Rahman, N. N. N., Piah, A. R. M., Zakaria, N. A., Syakir, M. I., & Mohd. Omar, A. K. (2016). Numerical modeling techniques for flood analysis. Dalam Journal of African Earth Sciences (Vol. 124, hlm. 478–486). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.jafrearsci.2016.10.001
Brahmasta, B., Lintang, I., Sri, J. A., Wahyuni, E., & Kurniani, D. (2013). PERENCANAAN BENDUNG PROGO JUMO, SUNGAI PROGO KABUPATEN TEMANGGUNG. Jurnal Karya Teknik Sipil, 2(1), 101–110.
Harsanto, P. (2015). River Morphology Modeling at the Downstream of Progo River Post Eruption 2010 of Mount Merapi. Procedia Environmental Sciences, 28, 148–157. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.07.021
Izbash, S. (1935). Construction of dams by dumping stones into flowing water.
Laborie, V. (2007). The rock manual: the use of rock in hydraulic engineering. CIRIA.
Ongdas, N., Akiyanova, F., Karakulov, Y., Muratbayeva, A., & Zinabdin, N. (2020). Application of hec-ras (2d) for flood hazard maps generation for yesil (ishim) river in kazakhstan. Water (Switzerland), 12(10), 1–20. https://doi.org/10.3390/w12102672
Tormos, T., Van Looy, K., Kosuth, P., Villeneuve, B., & Souchon, Y. (2014). Earth Observation of Ecosystem Services (D. Alcaraz-Segura, C. M. Di Bella, & J. V. Straschnoy, Ed.; hlm. 201–227). CRC Press. https://doi.org/10.1201/b15628
Uzaer, M., D, S. L. W., & Isdiyana. (2022). Study of Progo River Morphology and Sedimentation of Intake Kamijoro Weir Bantul Regency, Special District of Yogyakarta The Fourth International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment. The Fourth International Conference on Sustainable Infrastructure and Built Environment, 303–315.
Woldegiorgis, B. T., Van Griensven, A., & Bauwens, W. (2018). Explicit incipient motion of cohesive and non-cohesive sediments using simple hydraulics. Dalam Depositional Record (Vol. 4, Nomor 1, hlm. 78–89). John Wiley and Sons Inc. https://doi.org/10.1002/dep2.39